Senin, 03 Oktober 2016

[INDEX] Daftar Tugas Mata Kuliah Filsafat

1. Pengertian filsafat
2. Persoalan Filsafat menurut Immanuel Kant
3. Definisi Filsafat menurut Berbagai Ahli
4. Hubungan Rasio dengan Rasa
5. Islam dan Manusia
6. Filsfat dengan Causa Prima
7. Fislafat Bersifat Eksistensial
8. Manusia
9. Hubungan Filsafat dengan Ilmu Pengetahuan
10. Teori Belajar Gestalt
11. Berfikir Kritis dan Dialektis
12. Ilmu sebagai Alat Pengembangan Daya Pikir
13. Tasawuf
14. 4 Tipe Kepribadian Manusia
15. Guru sebagai Agen Perubahan Bangsa
16. Seni Tanah Banten
17. Asal-Usul Nama Indonesia
18. Banten Pejati
19. Arti Hidup dalam Al-Qur'an

[INDEX] Daftar Tugas Mata Kuliah Filsafat

1. Pengertian filsafat
2. Persoalan Filsafat menurut Immanuel Kant
3. Definisi Filsafat menurut Berbagai Ahli
4. Hubungan Rasio dengan Rasa
5. Islam dan Manusia
6. Filsfat dengan Causa Prima
7. Fislafat Bersifat Eksistensial
8. Manusia
9. Hubungan Filsafat dengan Ilmu Pengetahuan
10. Teori Belajar Gestalt
11. Berfikir Kritis dan Dialektis
12. Ilmu sebagai Alat Pengembangan Daya Pikir
13. Tasawuf
14. 4 Tipe Kepribadian Manusia
15. Guru sebagai Agen Perubahan Bangsa
16. Seni Tanah Banten
17. Asal-Usul Nama Indonesia
18. Banten Pejati
19. Arti Hidup dalam Al-Qur'an
20. Filsafat Cinta? Adakah?
21. Teori Kebenaran
22. Hati-hati Belajar Ilmu Filsafat Sekular
23. Kacamata Kant
24. Sumur Thales
25. Filsafat Hidup Rosulullah Saw
26. Siapa Manusia?
27. Filsafat Cinta
28. Kritik Terhadap Etika Kant
29. Imperatif Hipotesis dan Kategoris
30. ETIKA
31. Kebudayaan Masyarakat Kanekes
32. Sejarah Batik Banten
33. Filosofi Matematika dalam Kehidupan
34. 10 Rahasia dan Filosofi Angka 0
35. Jadikan Hijau sebagai Filosofi Hidup
36. Element bumi = Filosofi Kehidupan
37. Filosofi Guru dengan Bambu
38. 5 Makna yang terkandung dibalik Filosofi “Guru Sebagai Cermin Bagi Murid muridnya”
39. Falsafah Pendidikan untuk Pengadapan Manusia
40. Belajar dari Filosofi Kehidupan Kucing
41. 70 Kata-kata Bijak Orang Terkenal
42. 5 Filosofi Kehidupan yang Bisa Kita Pelajari dari Pensil
43. Filsafat Hukum Keluarga Islam
44. Makna Kebahagian dalam Keluarga
Kehidupan & Manusia
pengertian salaf, khalaf dan sufi
Peradaban islam, sains dankhilafah

Teladan Pancasila
Hasan ibn Al-Haytham
Ilmu-ilmu yang MendasarIjtihad

Keseimbangan Matematika dalam Alquran
Ilmu Pengetahuan pada MasaAbasiyah

sejarah kerajaan tarumanegara kehidupan

pengantar DasarMatematika

Mengenal diri siapa aku ?

sejarah pembangunan kabah dariAwal
kisah asal usul hajar aswad
Demokrasi liberal, demokrasi komunis dan Demikrasi Pancasila 
Sampai Kapan Kekayaan Alam Indonesia dikuasai Asing?
Sejarah Bhineka Tunggal Ika
70 Persen Aset Negara dikuasaiAsing



Senin, 19 September 2016

 Nama       : Tiara Syafira
 NIM         :  2225150038
 Jurusan     : Pendidikan Matematika
 Perguruan Tinggi  : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA)


Pengertian Filsafat
Kata filsafat berasal dari kata 'philosophia' (bahasa Yunani), diartikan dengan 'mencintai kebijaksanaan'. Sedangkan dalam bahasa Inggris kata filsafat disebut dengan istilah 'philosophy' dan dalam bahasa Arab disebut dengan istilah 'falsafah' yang diartikan sebagai 'cinta kearifan'.

Sumber dari filsafat adalah manusia, dalam hal ini akal dan kalbu manusia yang sehat yang berusaha keras dengan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran dan akhirnya memperoleh kebenaran.

Proses mencari kebenaran itu melalui berbagai tahap. Tahap pertama manusia berspekulasi dengan pemikirannya tentang semua hal. Tahap kedua, dari berbagai spekulasi disaring menjadi beberapa buah pikiran yang dapat diandalkan. Tahap ketiga, buah pikiran tadi menjadi menjadi titik awal dalam mencari kebenaran, kemudian berkembang sebagai ilmu pengetahuan, seperti matematika, fisika, hukum, politik dan lain-lain.

Objek Formal Filsafat
Objek formal filsafat yaitu sudut pandangan yang menyeluruh secara umum hingga dapat mencapai hakikat dari objek materialnya. (Lasiyo dan Yuwono, 1985, hlm. 6). Jadi yang membedakan filsafat dengan ilmu-ilmu lain terletak dalam objek material dan objek formalnya. Kalau dalam ilmu-ilmu lain objek materialnya membatasi diri, sedangkan pada filsafat tidak membatasi diri.

Metode Filsafat
1. Metode Krisis
2. Metode Intuitif
3. Metode Skolastik
4. Metode Geometris
5. Metode Empiris
6. Metode Transendental
7. Metode Fenomenologis
8. Metode Dialektis
9. Metode Neo-positivistis
10.Metode Analitika Bahasa

Filsafat Menurut Immanuel Kant
Filsafat menurut Immanuel Kant adalah ilmu pengetahuan yang menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan yang di dalamnya tercakup empat persoalan: 1) apakah yang dapat kita kerjakan (jawabannya metafisika) 2)apakah yang seharusnya kita kerjakan (etika) 3) sampai di manakah harapan kita (agama) 4) apakah yang dinamakan manusia (antropologi). Filsafat tidak lain dari pengetahuan tentang segala yang ada (Plato). Filsafat adalah ilmu (pengetahuan) meliputi kebenaran yang terkandung di dalamnya ilmu-ilmu metafisika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika (Aristoteles).
Modernisme ialah konsep yang berhubungan dengan hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya di zaman modern. Konsep modernisme ini meliputi banyak bidang ilmu (termasuk seni dan sastra) dan setiap bidang ilmu tersebut memiliki perdebatan mengenai apa itu ‘modernisme’. Walaupun demikian, ‘modernisme’ pada umumnya dilihat sebagai reaksi individu dan kelompok terhadap dunia ‘modern’, dan dunia modern ini dianggap sebagai dunia yang dipengaruhi oleh praktik dan teori kapitalisme, industrialisme, dan negara-bangsa (Wikipedia).
Secara harfiah psikologi bisa diartikan sebagai ilmu jiwa karena berasal dari Bahasa Yunani yakni psyche (jiwa), logos (ilmu). Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya (Sarlito Wirawan W, 2010).
Epistemologi berasal dari bahasa Yunani yakni episteme (pengetahuan) dan logos (kata atau pembicaraan atau ilmu). Sehingga epistemologi adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan asal, sifat, karakter dan jenis pengetahuan. (Wikipedia)
Kritisisme adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dahulu menyelidiki kemampuan dan batas-batas rasio (Scruton, 1996). Empirisme adalah suatu aliran dalam filsafat yang menyatakan bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman manusia.(Wikipedia). Rasionalisme adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama. (Wikipedia)
Metafisika berasal Bahasa Yunani yakni meta artinya setelah atau di balik dan phisika artinya hal-hal di alam. Metafisika adalah cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia.
Etika berasal dari Yunani Kuno yakni “ethikos” artinya “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. (Wikipedia)


Daftar Pustaka 




Surajiyo. (2007). Filsafat Ilmu & Perkembangannya di Indonesia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Susanto, A. (2011). Filsafat ilmu : Suatu Kajian dalam Dimensi Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis. Jakarta: PT Bumi Aksara.